PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KEBERSIHAN DIRI (PERSONAL HYGIENE) PADA LANSIA DI BALAI PERLINDUNGAN SOSIAL TRESDA WERDHA (BPSTW) CIPARAY BANDUNG

  • Siti Nurhasanah STKINDO Wirautama
Keywords: Kebersihan Diri, Penyuluhan, Pengetahuan

Abstract

Kebersihan diri merupakan bagian dari kebutuhan lansia yang harus terpenuhi karena pada lansia terjadi perubahan secara fisik maupun psikologis yang cenderung bergerak kepada yang lebih buruk dan mengakibatkan permasalahan yang khas. Pada waktu studi pendahuluan didapatkan masih banyak lansia gigi kotor dan sedikit berbau, rambut kotor, berketombe dan berkutu, berbau badan dan pakaian tidak rapi, kuku panjang dan kotor, mereka tidak menghiraukannya.

Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis pengaruh penyuluhan yang dilakukan terhadap lansia, melalui penelitian ini ingin diketahui perubahan tingkat pengetahuan lansia terhadap kebersihan diri dan menganasis perbedaan diantara keduanya.

Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan pretest-postes group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang berada di BPSTW Ciparay yang berjumlah 150 orang. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling yang hasilnya berjumlah 20 orang. Untuk analisis data sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan dengan uji T-test.

Hasil mean sebelum penyuluhan yaitu 7.25 dan mean sesudah penyuluhan 9,25 serta uji T-test didapatkan nilai signifikan p= 0.001 menunjukan bahwa terdapat perbedaan bermakna mengenai pengetahuan kebersihan diri pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan.

Simpulan bahwa penyuluhan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan kebersihan diri pada lansia di BPSTW Ciparay Bandung. Saran peneliti diharapkan petugas kesehatan lebih telaten dalam memberikan contoh dan cara memelihara kebersihan diri yang baik.

Published
2015-03-24