PENGARUH PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA WARGA USIA 45-54 TAHUN DI RW 05 DESA NAGRAK WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAGRAK KAB. BANDUNG

  • Yeni Hendriani STKINDO Wirautama
Keywords: Penyuluhan, Pengetahuan, Hipertensi

Abstract

Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer”. Angka kejadian hipertensi di Kabupaten Bandung  tahun 2016 pada golongan usia 45-54 tahun sebanyak 51.011 orang. Berdasarkan hasil study pendahuluan di Puskesmas Nagrak terdapat 1443 kejadian hipertensi. Kurangnya pengetahuan hipertensi dikarenakan kurangnya paparan informasi dan tingkat pendidikan. Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman tentang hipertensi  yaitu dengan penyuluhan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang hipertensi terhadap peningkatan pengetahuan pada warga usia 45-54 tahun di RW 05 Desa Nagrak. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan one-grup pra-post test design. Sampel pada penelitian ini adalah 20 orang dari jumlah populasi 92 orang. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling dan Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dengan memberikan kuisioner pretest dan posttest. Analisa bivariat menggunakan uji t test. Hasil penelitian ini (uji t test) diperolehnilai ρ = 0.000 (ρ≤0.05). Jadi kesimnpulannya terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang hipertensi pada warga RW 05 Desa Nagrak Kecamatan Cangkuang Wilayah Kerja Puskesmas Nagrak . Saran dari hasil penelitian ini perlu diadakan penelitian lain yang mengkaji faktor-faktor yang dapat meningkatkan pengetahuan para penderita hipertensi dari segi tingkat pendidikan dan social ekonomi tentang hipertensi selain pemberian penyuluhan kesehatan.

Published
2015-03-24